Habib Rizieq Minta Kapolri Tangkap Admin FFI
Jakarta (SI ONLINE) - Situs penghina Islam dan Nabi Muhammad Saw, indonesia.faithfreedom.org, diminta ditutup. Bukan hanya itu saja, admin situs para murtadin dan orang-orang kafir yang menista Islam itu juga diminta agar ditangkap.
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yth. Kapolri. Semoga Anda dan jajaran Polri sukses selalu dalam melaksanakan tugas. Tolong bantu umat Islam untuk menghentikan situs IFF: indonesia.faithfreedom.org, karena isinya sangat menyerang Islam dan menghina Rasulullah Saw", kata Ketum FPI Habib Rizieq Syihab melalui pesan singkat yang diterima Suara Islam Online, Jumat sore (15/6/2012).
Habib Rizieq menerangkan bahwa situs IFF adalah situs cabang Faithfreedom International (FFI) yang servernya berada di Amerika Serikat. Situs ini didirikan seorang murtadin asal Iran yang kini tinggal di Kanada, nama samarannya Ali Sina. "Adminnya di Indonesia adalah kalangan ekstrimis kafir anti Islam," kata Habib Rizieq.
Menurut Habib, situs ini pada 2008 pernah di-hack oleh para hacker muslim yang akhirnya ditutup. Namun rupanya pada 2010 situs itu aktif kembali sebab mirroring servernya dari AS. Pemerintah Indonesia juga pernah memblokir situs ini melalui nawala sistem, tetapi masih banyak juga blog yang me-repost dari sumbernya.
"Sehingga masih bisa dibuka lewat antinawala. Apalagi IP-nya selalu berubah, sehingga sulit untuk dilacak", jelas Habib Rizieq.
Karena itu Habib Rizieq berharap, kepolisian melalui divisi Cyber Crime-nya mampu melacak dan menangkap admin situs tersebut yang berada di Indonesia. "Pemerintah RI juga harus bisa menutup tuntas situs tersebut, sehingga tidak bisa dibuka kembali selamanya. syukran", pungkasnya.
Situs Indonesia.faithfreedom.org memang sangat meresahkan umat Islam. Situs ini secara serampangan dan membabi buta menyerang, menghina dan menista agama Islam dan Rasulullah Saw. Selain itu juga berisi hujatan dari orang-orang yang mengaku pernah Islam alias kaum murtadin.
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yth. Kapolri. Semoga Anda dan jajaran Polri sukses selalu dalam melaksanakan tugas. Tolong bantu umat Islam untuk menghentikan situs IFF: indonesia.faithfreedom.org, karena isinya sangat menyerang Islam dan menghina Rasulullah Saw", kata Ketum FPI Habib Rizieq Syihab melalui pesan singkat yang diterima Suara Islam Online, Jumat sore (15/6/2012).
Habib Rizieq menerangkan bahwa situs IFF adalah situs cabang Faithfreedom International (FFI) yang servernya berada di Amerika Serikat. Situs ini didirikan seorang murtadin asal Iran yang kini tinggal di Kanada, nama samarannya Ali Sina. "Adminnya di Indonesia adalah kalangan ekstrimis kafir anti Islam," kata Habib Rizieq.
Menurut Habib, situs ini pada 2008 pernah di-hack oleh para hacker muslim yang akhirnya ditutup. Namun rupanya pada 2010 situs itu aktif kembali sebab mirroring servernya dari AS. Pemerintah Indonesia juga pernah memblokir situs ini melalui nawala sistem, tetapi masih banyak juga blog yang me-repost dari sumbernya.
"Sehingga masih bisa dibuka lewat antinawala. Apalagi IP-nya selalu berubah, sehingga sulit untuk dilacak", jelas Habib Rizieq.
Karena itu Habib Rizieq berharap, kepolisian melalui divisi Cyber Crime-nya mampu melacak dan menangkap admin situs tersebut yang berada di Indonesia. "Pemerintah RI juga harus bisa menutup tuntas situs tersebut, sehingga tidak bisa dibuka kembali selamanya. syukran", pungkasnya.
Situs Indonesia.faithfreedom.org memang sangat meresahkan umat Islam. Situs ini secara serampangan dan membabi buta menyerang, menghina dan menista agama Islam dan Rasulullah Saw. Selain itu juga berisi hujatan dari orang-orang yang mengaku pernah Islam alias kaum murtadin.
FPI Pegang 150 Tiket Lady Gaga, Akan 'Beraksi' Bila Konser Digelar
Jakarta Kabar mengejutkan datang dari FPI Bekasi. Ternyata mereka sudah memegang 150 tiket konser Lady Gaga. Mereka akan melakukan 'aksi' peringatan di sela konser, bila jadi digelar.
"Itu tiket asli, yang harganya Rp 400-an ribu. Kita punya 150 tiket," jelas Ketua DPC FPI Kota Bekasi Murhali Barda saat dikonfirmasi detikcom, Senin (21/5/2012).
Murhali pun sudah menunjukkan foto tiket dan seorang anggota FPI yang memakai sorban serta kacamata hitam lewat akun facebook-nya Murhali Barda. Status juga sudah dipasang, 'Tiket LG sudah kami peroleh. Bukan untuk nonton, tapi ini tanda kami masuk. Apa yang akan terjadi, terjadilah dengan semua risiko kami sudah siap'.
"Pokoknya kita sudah ada persiapan kalau konser itu digelar. Target kita menghentikan konser," jelas Murhali.
Dia menekankan, kepada para penonton remaja, tidak perlu takut akan terjadi kerusuhan. Sasaran 150 pemegang tiket ini, hanya Lady Gaga serta kru-nya dan panitia penyelenggara.
"Mudah-mudahan tidak jadi konsernya. Kami sudah kirim surat ke Lady Gaga lewat teman-teman di Kanada. Kami juga berharap, kalau konser tidak jadi digelar, harus dikembalikan uangnya," tuturnya.
Rangkaian tur dunia Lady Gaga akan digelar pada 3 Juni mendatang di GBK Senayan. Pihak Polda Metro Jaya menegaskan tidak memberikan rekomendasi terkait konser itu. Sedang Menko Polhukam Djoko Suyanto menegaskan, konser masih mungkin digelar asal Lady Gaga mau menaati aturan yang berlaku.